Plus

Sunday, April 19, 2015

Nikmatnya Teh Asoy Geboy-bikinan Maya Septa @ini Talkshow

Jumpa Lagi pada review lirik dan akord...seperti pada review yang lalu. Kali ini kita sajikan lagu TEH ASOY GEBOY @ini Talkshow, yang liriknya adalah sebagai berikut;

Nikmatnya...
Mimuman...
Si neneng Maya...
Putih dan jernih...
Montok dan molen...
Teh asoy geboy.

Yuk kita denger dan lihat videonya:
hahaha...menghibur bukan, lucu sekali...

Kawan-kawan tentang Teh sendiri adalah minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh yang berasal dari tanaman teh dibagi menjadi 4 kelompok: teh hitam, teh oolong, teh hijau, dan teh putih.

Istilah "teh" juga digunakan untuk minuman yang dibuat dari buah, rempah-rempah atau tanaman obat lain yang diseduh, misalnya, teh rosehip, camomile, krisan dan Jiaogulan. Teh yang tidak mengandung daun teh disebut teh herbal.


Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak, karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh bila diminum terasa sedikit pahit yang merupakan kenikmatan tersendiri dari teh.

Teh bunga dengan campuran kuncup bunga melati yang disebut teh melati atau teh wangi melati merupakan jenis teh yang paling populer di Indonesia. Konsumsi teh di Indonesia sebesar 0,8 kilogram per kapita per tahun masih jauh di bawah negara-negara lain di dunia, walaupun Indonesia merupakan negara penghasil teh terbesar nomor lima di dunia.

Membanggakan bukan PRESTASI INDONESIA...

Selamat menikmati...Mainkan Musikmu Kawan...

Terimakasih.

Friday, April 17, 2015

SATE juga jadi lagu @ini Talkshow

Seperti Review Lirik yang lalu, kali ini makanan yang dinyanyikan adalah SAT.
Mari kita langsung Cekidot di TKP;



SATE

SATENYA TUH DISINI
DI DALAM HATIKU
SATENYA TUH DISINI
HARGANYA SERIBU

SATENYA TUH DISINI
DI DALAM HATIKU
SATENYA TUH DISINI
HARGANYA SERIBU

SATE...SATE...
SATENYA TUH DISINI
SATE...SATE...
SATENYA TUH DISINI

Menghibur bukan...sungguh kreatif memang acara ini talkshow di NET.TV

Berbicara tentang SATE sendiri adalah makanan yang terbuat dari potongan daging kecil-kecil dan ditusuki dengan tusukan yang biasanya terbuat dari lidi tulang daun kelapa, bambu, dan bahkan jeruji besi kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu. Sate kemudian disajikan dengan berbagai macam bumbu yang bergantung pada variasi resep sate.
Daging yang dijadikan sate antara lain daging ayam, kambing, domba, sapi, babi, kelinci, kuda, dan lain-lain.
Sate diketahui berasal dari Jawa, Indonesia, dan dapat ditemukan di mana saja di Indonesia dan telah dianggap sebagai salah satu masakan nasional Indonesia.
Sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand.

Sate juga populer di Belanda yang dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya.
Sate adalah hidangan yang sangat populer di Indonesia; dengan berbagai suku bangsa dan tradisi seni memasak telah menghasilkan berbagai jenis sate. Di Indonesia, sate dapat diperoleh dari pedagang sate keliling, pedagang kaki lima di warung tepi jalan, hingga di restoran kelas atas, serta kerap disajikan dalam pesta dan kenduri. Resep dan cara pembuatan sate beraneka ragam bergantung variasi dan resep masing-masing daerah.

Hampir segala jenis daging dapat dibuat sate. Sebagai negara asal mula sate, Indonesia memiliki variasi resep sate yang kaya.
Biasanya sate diberi saus. Saus ini bisa berupa bumbu kecap, bumbu kacang, atau yang lainnya, biasanya disertai acar dari irisan bawang merah, mentimun, dan cabai rawit. Sate dimakan dengan nasi hangat atau, kalau di beberapa daerah disajikan dengan lontong atau ketupat.

Hidangan internasional yang mirip sate antara lain yakitori dari Jepang, shish kebab dari Turki, shashlik dari Kaukasia, chuanr dari China, dan sosatie dari Afrika Selatan. Sate terdaftar sebagai peringkat ke-14 dalam World's 50 most delicious foods (50 Hidangan Paling Lezat di Dunia) melalui jajak pendapat pembaca yang digelar oleh CNN Go pada 2011.

Kita patut berbangga sebagai negara pengusung SATE...Okay kawan selamat menikmati dan Mainkan Musikmu...

Terimakasih.

Thursday, April 16, 2015

Lepet kudapan tradisional - Lagu @ini talkshow

Sayup - sayup terdengar dari TV tetangga nyanyian dari lagu di @ini Talkshow, yang liriknya kurang lebih;
LEPET LEMPER KUPAT TAHU
BIKINNYA DIREBUS
BIKINNYA DIKUKUS
NGGAK BIKIN MAMPUS
INI MAH CIYUSS
LEPEEET
HUUU HUU HU LEPEEETT
HUUU HUU HU LEPEEETT

Lagi-lagi sungguh kreatif menyanyikan serta menghibur, seperti review lagu yang lalu...hehehe, mengingatkan kan kita pada musik Rock lawas indonesia. Mari kita denger Lagu dan Simak Lirik dan Akordnya.
Cukup menghibur bukan? hahaha
Berbicara tentang Lepet sendiri, Lepet (Jawa) atau Leupeut (Sunda) adalah sejenis penganan dari beras ketan yang dicampur kacang, dan dimasak dalam santan,  kemudian dibungkus daun janur. Penganan ini lazim ditemukan dalam lingkungan Masakan Jawa dan Sunda di pulau Jawa, Indonesia, dan populer disantap sebagai kudapan. Lepet mirip lemper dan lontong, meskipun perbedaannya teksturnya lebih
liat dan lengket karena menggunakan beras ketan, dan memiliki cita rasa yang lebih gurih karena dicampur santan dan kacang.



Lepet dibuat dengan cara mengukus beras ketan hingga setengah matang, lalu dicampur santan, daun pandan, dan garam.

Campuran ini diaron hingga kandungan santan terserap ketan. Selanjutnya campuran ketan-santan ini dicampur kacang tanah dan kelapa parut, lalu dibungkus daun janur dengan cara dililitkan dalam bentuk silinder memanjang, lalu diikat tali. Tali pengikat biasanya adalah serat janur atau serat daun kelapa, atau tali apa saja. Bungkusan-bungkusan lepet ini kemudian dikukus lebih lanjut sampai matang sempurna. Isian lepet paling umum adalah kacang tanah, meskipun kacang jenis lain seperti kacang merah, kacang tolo, kacang koro, atau jagung pipilan dapat juga digunakan. [1] Salah satu varian adalah lepet jagung.

Di wilayah budaya Sunda di Jawa Barat, penganan ini dikenal sebagai leupeut, biasanya dibuat dalam ukuran yang lebih kecil dengan isian kacang tanah, biasanya dimakan dengan tahu sumedang. Leupeut
adalah makanan jajanan atau oleh-oleh populer di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Sumedang.

Di Sumatera dan Semenanjung Malaya, di wilayah budaya Aceh, Minangkabau, dan Melayu, dikenal penganan dengan nama mirip yaitu lepat, meskipun sebenarnya resep dan cara pembuatannya berbeda. Lepat adalah ketan yang menggunakan isian campuran gula aren dan kelapa parut, dan menggunakan pembungkus daun pisang, sementara lepet menggunakan daun janur dan isian dicampur kacang. Maka dapat dikatakan lepat berkembang di wilayah budaya Melayu di Sumatera, sementara lepet berkembang di wilayah budaya Jawa.

Selamat mencoba...
Semoga bermanfaat... Terimakasih...

Monday, April 13, 2015

BALA BALA GORENGAN KUDAPAN SEHAT - LAGU @ini Talkshow

Hai kawan ...jumpa lagi di Lirik dan Akord yang masih bertemakan makanan sehat dari acara ini Talkshow di NET.TV. Seperti pada posting Lirik dan Akord yang lalu, kali ini lagu makanan yang kita angkat berjudul "Bala Bala". Mari kita dengarkan musiknya dan kita simak Akordnya;
Liriknya adalah;
BALA-BALA

MY BABY BABY BALA BALA...
MY BABY BABY BALA BALA...
MY BABY BABY BALA BALA...BALA BALA BALA
MY BABY BABY BALA BALA...BALA BALA BALA
MY BABY BABY BALA BALA...BALA BALA BALA
HEEEE...GORENGAN

hahaha... sungguh menghibur kan...

Bala Bala sendiri sebenarnya lebih umum dikenal dengan nama BAKWAN, hanya kusus untuk daerah Jawa Barat saja lebih dikenal dengan BALA BALA.
Bakwan adalah makanan gorengan yang terbuat dari sayuran dan tepung terigu yang lazim ditemukan di Indonesia.
Bakwan ini secara komposisi mirip dengan masakan Jepang yasai tenpura (tempura sayur).

Bakwan bisanya merujuk kepada kudapan gorengan sayur-sayuran yang biasa dijual oleh penjaja keliling gorengan. Bahannya terdiri dari taoge, irisan kubis (kol) atau irisan wortel, dicampur dalam adonan tepung terigu dan digoreng dalam minyak goreng yang cukup banyak.

Bakwan biasanya terdiri atas sayuran, akan tetapi terdapat variasi lain yaitu bakwan udang yang menggunakan udang utuh yang digoreng bersama adonan terigu. Karena kemiripannya, istilah 'bakwan' dan 'perkedel' sering kali dipertukarkan, misalnya bakwan jagung juga dapat disebut perkedel jagung.

Di Jawa Timur istilah bakwan merujuk kepada pangsit goreng yang diisi adonan campuran tepung dan daging atau ikan giling. Hidangan disajikan bersama tahu, bakso, dan mie dalam kuah kaldu sapi. Hidangan ini mirip dengan hidangan mi bakso dan dikenal dengan sebutan 'Bakwan Malang' atau 'Bakwan Surabaya' untuk merujuk kepada kota asal hidangan ini; Malang dan Surabaya.

Begitulah sekilas tentang BALA BALA atau BAKWAN...
Semoga Bermanfaat, Mainkan Musikmu Kawan,,,

Terimakasih.

Wednesday, April 8, 2015

Do Re Mi Fa song untuk pengenalan nada - Lagu @ini Talkshow

DO…DARI KATA SARDO
RE…HARI SUDAH SORE
MI… BIASA DENGAN BAKSO
FA… MAINKAN LATIFA
SOL…SEPATUKU DOBOL
SI… APA HENDAK TURUT
KE BANDUNG SURABAYA...

Alunan lirik di atas terngiang sewaktu mengingat Sule-Mang Saswi di acara @iniTalkshow, setelah yang lalu kita review tentang makanan...saat ini kita review tentang nada. Yuk kita dengar lagu dan simak lirik serta akordnya;
menghiburkan...hihihi tapi mendidik loh, kita bisa belajar notasi nada sambil gembira ria.

Asal lagu "Do-Re-Mi" ini adalah karya Rodgers and Hammerstein yang digubah untuk pentas di musikal The Sound of Music (1959). Lagu ini dipakai oleh tokoh utama drama musikal tersebut, untuk mengajarkan not musik tangga nada mayor kepada anak-anak yang sedang belajar nyanyi untuk pertama kalinya.
Jadi ide Mang Saswi memparodikan lagu "Do-Re-Mi" ini ke bahasa indonesia bisa dikatakan membantu pendidikan musik untuk pengenalan nada ( solmisasi ). Salut deh buat beliau, two thumbs...
Lirik lagu aslinya dalam bahasa Inggris:

Do mirip dengan Doe, rusa betina, "a deer, a female deer."
Re mirip dengan Ray, cahaya atau pancaran tipis, "a drop of golden sun."
Mi mirip dengan Me, kata depan objek yang mengacu pada diri sendiri, "a name I call myself."
Fa mirip dengan Far, defined as to or at the most distant or remote point, "a long long way to run".
Sol (diucapkan So di lagu ini) mirip dengan Sew, menjahit dengan jarum dan benang atau mesin jahit, "a needle pulling thread." ('So' adalah alternatif yang sering dipakai untuk silabel Sol dalam sistem solfege)
La tidak punya homofon yang cocok, dan kalimatnya harus satu rima dengan 'Do' karena lagu ini diakhiri dengan 'That will bring us back to 'Do'. (oh-oh-oh), jadi not ini dijelaskan sebagai "a note to follow so"
Ti mirip dengan Tea, minuman panas yang dibuat dengan memasukkan daun teh ke air mendidih, "a drink with jam and bread."
Lagu ini ditutup dengan baris "When you know the notes to sing, you can sing most anything"

Mainkan Musikmu Kawan...jumpa lagi pada review berikutnya...
Thank you...

Kupat Tahu Makanan Tradisional jadi lagu @ini Talkshow

Jumpa lagi kawan dalam Lirik dan akord review...Setelah review Cendol kemarin, kali ini masih dalam tema lagu tentang Makanan yang dibawakan dalam acara @ini Talkshow. Yaitu Kupat Tahu, oke langsung saja kita dengarkan lagunya dan kita simak Lirik dan Akord nya;
Liriknya;

Yang ini namanya kupat tahu...kupat tahu...harganya seribu
Yang ini namanya kupat tahu...obat nyeuri huntu
Sayang cuma satu

hahaha...Sungguh menghibur bukan, tapi berbicara tentang Kupat Tahu...adalah makanan tradisional
Indonesia yang berbahan dasar ketupat, tahu yang telah digoreng, dan juga bumbu kacang. Lontong dapat juga digunakan sebagai pengganti ketupat. Ada banyak jenis kupat tahu, namun yang terkenal ialah yang berasal dari Singaparna dan Magelang, perbedaannya terletak pada bumbu dan pelengkap, jika pada versi Magelang terdapat irisan kol dan bakwan, tetapi pada versi Singaparna terdapat tauge yang telah direbus.









Selain kedua variasi tadi, ada pula kupat tahu petis, perbedaannya terdapat pada bumbunya yang menggunakan Petis dan ditambah irisan timun segar. Kupat tahu dapat pula ditambah dengan kerupuk dan sambal sebagai penambah selera makan.

Salahsatu kupat tahu yang terkenal ialah kupat tahu Gempol yang berada di kawasan Pasar Gempol, Bandung.

Begitu kawan...
Selamat Menikmati dan Mainkan Musikmu...
Terima Kasih.

Tuesday, April 7, 2015

CENDOL Mengalahkan Es buah - Lagu Ini Talk Show

Apa ya yang kira - kira bisa mengalahkan es buah? ....itulah yang kita pikirkan sewaktu lihat judul Blog diatas. hehehe
Tapi setelah lihat keterangan berikutnya, pasti pembaca segera tahu kalau ini pasti hanya canda an dari para host ini talk show di NET.TV. Ya memang ini lagu Candaan dari acara ini talk show yang bertemakan makanan dan minuman tradisional, sungguh menghibur tapi juga membuat kita pingin ngrasain jajanan tradisional yang kebanyakan sudah ditinggalkan pada saat ini.
Oke langsung aja kita dengar lagunya dan lihat lirik dan akordnya di;
ini liriknya kawan;

Liriknya;

Es buah,sama ini juga kalah!!
Kalau lagi gerah, tinggal kasih santan,
lalu kamu gulaan..
Terus drink,terus drink, terus drink.
Drink, terus drink, terus drink.
Seluruhnyaaa...

Cendoleoo,cendoleaa...
Minum ini badan seger terus jadi happy
cendoleoo,cendoleaa...
Minum ini badan jadi segeeer..langsung happy

hahaha...lucu bukan...

Kalau tentang cendol sendiri sebenarnya adalah merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih.

Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet. Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah "cendol" mungkin sekali berasal dari kata "jendol", yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa, dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala meminum es
cendol.

Tepung beras diolah dengan diberi pewarna hijau dan dicetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda, cendol dibuat dengan cara mengayak  kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda, minum cendol disebut 'nyendol'.

Minuman ini biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau sebagai makanan selingan. Sesuai disajikan disiang hari.